Pipa HDPE Irigasi

Jual pipa HDPE irigasi berkualitas untuk pertanian, perkebunan, greenhouse, dan proyek pengairan. Tersedia berbagai ukuran, SDR & PN. Hubungi kami untuk harga terbaik!

Butuh pipa HDPE irigasi yang kuat, fleksibel, dan tahan digunakan dalam jangka panjang? Kami menyediakan pipa HDPE untuk berbagai kebutuhan irigasi pertanian, perkebunan, greenhouse, saluran air, hingga proyek pengairan skala besar. Material HDPE memiliki ketahanan terhadap korosi, tekanan, dan kondisi lingkungan sehingga cocok untuk instalasi di dalam maupun luar tanah. Tersedia berbagai pilihan diameter, SDR, PN, dan panjang pipa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda.

Pipa HDPE Irigasi: Solusi Saluran Pengairan Kuat, Fleksibel & Tahan Lama

Pipa HDPE irigasi merupakan solusi modern untuk membangun sistem pengairan yang efisien, kuat, dan tahan lama. Dibuat dari material High Density Polyethylene (HDPE), pipa ini memiliki karakteristik fleksibel, ringan, tahan korosi, serta mampu menghadapi berbagai kondisi lingkungan. Karena keunggulannya tersebut, pipa HDPE banyak digunakan untuk irigasi pertanian, perkebunan, greenhouse, pembibitan, hingga proyek pengairan skala besar.

Kami menyediakan pipa HDPE untuk irigasi berbagai ukuran dan spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan instalasi. Mulai dari jaringan distribusi air bertekanan hingga saluran pengairan dengan kebutuhan debit tertentu, pemilihan diameter, SDR, dan PN dapat disesuaikan berdasarkan desain sistem. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan rekomendasi spesifikasi dan penawaran harga pipa HDPE irigasi terbaik.

Apa Itu Pipa HDPE Irigasi?

Pipa HDPE irigasi adalah pipa berbahan High Density Polyethylene yang dirancang untuk mengalirkan air dari sumber menuju area yang membutuhkan pengairan. Sistem ini dapat digunakan untuk menyalurkan air dari pompa, reservoir, embung, sumur, sungai, maupun sumber air lainnya menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Dibandingkan material pipa konvensional, HDPE menawarkan fleksibilitas yang tinggi sehingga lebih mudah mengikuti kontur tanah. Sistem penyambungan menggunakan butt fusion atau electrofusion juga memungkinkan terbentuknya sambungan yang kuat dan minim risiko kebocoran apabila dikerjakan dengan prosedur yang tepat.

Aplikasi Pipa HDPE Irigasi

Pipa HDPE dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sistem pengairan, mulai dari proyek pertanian hingga perkebunan komersial.

Irigasi Pertanian

Digunakan untuk menyalurkan air menuju area persawahan, ladang, kebun sayur, dan berbagai lahan pertanian lainnya. Diameter pipa dapat disesuaikan dengan kebutuhan debit dan tekanan sistem.

Irigasi Perkebunan

Pipa HDPE cocok digunakan untuk jaringan pengairan perkebunan dengan jalur distribusi yang panjang. Fleksibilitas pipa membantu pemasangan pada area dengan kondisi kontur tanah yang beragam.

Sistem Irigasi Greenhouse

Greenhouse membutuhkan distribusi air yang terkontrol untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pipa HDPE dapat digunakan sebagai jaringan utama maupun distribusi menuju sistem sprinkler atau drip irrigation.

Sistem Sprinkler

Pipa HDPE dapat digunakan sebagai jalur distribusi air untuk sistem sprinkler. Pemilihan diameter dan kelas tekanan harus disesuaikan dengan tekanan kerja serta kebutuhan debit masing-masing sistem.

Drip Irrigation

Dalam sistem irigasi tetes, pipa HDPE dapat digunakan sebagai bagian dari jaringan distribusi utama yang memasok air menuju jalur irigasi dengan emiter atau dripper.

Jaringan Pengairan Proyek

Selain pertanian, pipa HDPE dapat digunakan untuk proyek pengairan, kawasan perkebunan, fasilitas pembibitan, taman, dan berbagai aplikasi distribusi air lainnya.

Pilihan Ukuran Pipa HDPE Irigasi

Ukuran pipa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kapasitas aliran air. Semakin besar diameter pipa, semakin besar pula potensi kapasitas aliran yang dapat dialirkan, dengan tetap mempertimbangkan tekanan, panjang jalur, elevasi, dan karakteristik sistem.
Diameter NominalDiameter Luar (mm)SDR 26 / PN 6.3SDR 21 / PN 8SDR 17 / PN 10SDR 13.6 / PN 12.5SDR 11 / PN 16SDR 9 / PN 20
½”2000002,0 mm2,3 mm
¾”250002,0 mm2,3 mm3,0 mm
1″32002,0 mm2,4 mm3,0 mm3,6 mm
1¼”4002,0 mm2,4 mm3,0 mm3,7 mm4,5 mm
1½”502,0 mm2,4 mm3,0 mm3,7 mm4,6 mm5,6 mm
2″632,5 mm3,0 mm3,8 mm4,7 mm5,8 mm7,1 mm
2½”752,9 mm3,6 mm4,5 mm5,6 mm6,8 mm8,4 mm
3″903,5 mm4,3 mm5,4 mm6,7 mm8,2 mm10,1 mm
4″1104,2 mm5,3 mm6,6 mm8,1 mm10,0 mm12,3 mm
5″1254,8 mm6,0 mm7,4 mm9,2 mm11,4 mm14,0 mm
6″1606,2 mm7,7 mm9,5 mm11,8 mm14,6 mm17,9 mm
8″2007,7 mm9,6 mm11,9 mm14,7 mm18,2 mm22,4 mm
10″2509,6 mm11,9 mm14,8 mm18,4 mm22,7 mm27,9 mm
12″31512,1 mm15,0 mm18,7 mm23,2 mm28,6 mm
14″35513,6 mm16,9 mm21,1 mm26,1 mm32,2 mm
16″40015,3 mm19,1 mm23,7 mm29,4 mm36,3 mm
18″45017,2 mm21,5 mm26,7 mm33,1 mm40,9 mm
20″50019,1 mm23,9 mm29,7 mm36,8 mm45,4 mm
22″56021,4 mm26,7 mm33,2 mm41,2 mm50,8 mm
24″63024,1 mm30,0 mm37,4 mm46,3 mm57,2 mm

Bagaimana Memilih Ukuran Pipa HDPE Irigasi?

Jangan memilih pipa hanya berdasarkan diameter terbesar atau harga termurah. Untuk sistem irigasi, diameter harus disesuaikan dengan debit air yang diperlukan. Pipa yang terlalu kecil dapat meningkatkan kehilangan tekanan, sedangkan pipa yang terlalu besar dapat membuat biaya investasi tidak efisien.

Untuk jalur utama irigasi, biasanya digunakan diameter yang lebih besar seperti 110 mm, 160 mm, 200 mm, 250 mm hingga 315 mm atau lebih, sedangkan jalur sekunder dan distribusi menuju area tanaman dapat menggunakan diameter yang lebih kecil. Pilihan PN dan SDR kemudian disesuaikan dengan tekanan kerja sistem.

Untuk kebutuhan proyek, sebaiknya Anda memberikan informasi diameter yang dibutuhkan, debit air, tekanan pompa, panjang jalur, dan lokasi pemasangan agar spesifikasi pipa dapat direkomendasikan secara tepat.

Cara Memilih Pipa HDPE Irigasi yang Tepat

Memilih pipa HDPE bukan hanya berdasarkan diameter. Beberapa faktor berikut perlu diperhatikan agar sistem pengairan dapat bekerja optimal.

1. Tentukan Kebutuhan Debit Air

Hitung kebutuhan air yang akan dialirkan melalui jaringan. Data debit membantu menentukan diameter pipa yang sesuai sehingga sistem tidak mengalami hambatan aliran yang tidak diperlukan.

2. Perhatikan Tekanan Sistem

Jika air dialirkan menggunakan pompa, tekanan kerja menjadi faktor penting. Pilih kelas PN atau SDR yang sesuai dengan tekanan operasional sistem.

3. Hitung Panjang Jalur Pipa

Semakin panjang jalur distribusi, semakin penting memperhitungkan kehilangan tekanan atau head loss. Diameter pipa harus dipilih berdasarkan kebutuhan debit dan kondisi jaringan.

4. Perhatikan Kontur Lahan

Lahan pertanian dan perkebunan sering memiliki elevasi yang berbeda. Perbedaan ketinggian dapat memengaruhi tekanan air sehingga perlu diperhitungkan dalam desain sistem.

5. Pilih Metode Penyambungan

Tentukan apakah instalasi akan menggunakan butt fusion, electrofusion, mechanical joint, flange, atau kombinasi fitting tertentu. Metode sambungan harus disesuaikan dengan kondisi proyek.

6. Gunakan Fitting yang Sesuai

Selain pipa utama, sistem irigasi membutuhkan berbagai fitting seperti elbow, tee, reducer, flange adaptor, valve, end cap, dan coupling. Pastikan fitting kompatibel dengan diameter dan kelas pipa.

Harga Pipa HDPE Irigasi

Harga pipa HDPE irigasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga harga per meter tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan nama produk. Diameter, SDR, PN, ketebalan dinding, panjang pipa, merek, jumlah pembelian, dan lokasi pengiriman dapat memengaruhi harga akhir. Untuk kebutuhan proyek dalam jumlah besar, Anda dapat meminta penawaran harga khusus pipa HDPE irigasi dengan menyertakan diameter, SDR/PN, jumlah kebutuhan, serta lokasi pengiriman. Dengan informasi tersebut, spesifikasi dan estimasi harga dapat dihitung lebih akurat.
This content is blocked because it would connect to YouTube.
Pesan Pipa HDPE Irigasi untuk Kebutuhan Proyek Anda
Jangan biarkan pemilihan pipa yang salah membuat sistem pengairan tidak efisien. Gunakan pipa HDPE irigasi dengan spesifikasi yang tepat untuk mendukung distribusi air pada pertanian, perkebunan, greenhouse, maupun proyek pengairan.